Iklan

Tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi, adalah peningkatan tekanan darah yang dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti pola makan yang tidak memadai, kurangnya aktivitas fisik atau perubahan hormon, yang dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mual, dan kantuk.

Temukan makanan utama yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi:

1. Air kelapa

Ini mengandung potasium dalam jumlah yang baik, mineral yang membantu mengendurkan arteri dan menyapu kelebihan natrium keluar dari tubuh melalui urin, membantu mengontrol tekanan darah tinggi.

Iklan

Cara mengkonsumsi: air kelapa harus dikonsumsi dengan makan dan jumlah maksimum yang disarankan adalah 3 gelas sehari.

Perhatian: penderita diabetes atau masalah ginjal hanya boleh mengonsumsi air kelapa di bawah bimbingan medis.

2. Yoghurt

Yogurt, terutama yogurt skim, kaya akan kalsium, mineral utama untuk membantu otot jantung berkontraksi dan rileks, membantu menurunkan tekanan darah. Ini juga memiliki jumlah potasium yang baik, meningkatkan eliminasi natrium dalam urin, meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah.

Cara mengkonsumsi: pilihlah yang bentuk alami, skim dan tanpa gula, untuk dikonsumsi untuk sarapan, snack pagi atau sore, murni, bersama dengan buah atau sereal.

Iklan

Perhatian: orang dengan masalah ginjal hanya boleh mengonsumsi yogurt di bawah bimbingan medis.

3. Delima

Ini adalah buah yang kaya akan senyawa dengan sifat antioksidan, yang mencegah peradangan dan meningkatkan relaksasi pembuluh darah, membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara mengkonsumsi: Konsumsilah buah mentah, untuk sarapan, makanan ringan atau pencuci mulut, atau tambahkan ke dalam jus, teh, yogurt, atau salad.

Perhatian: buah delima harus dihindari oleh penderita gastritis, karena dapat mengiritasi lambung. Konsumsi kulit dan batang delima yang berlebihan dapat menyebabkan mual, muntah atau keracunan parah, yang dapat menyebabkan kematian. Wanita hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi buah delima.

4. Teh hijau

Iklan

Karena merupakan minuman yang kaya akan senyawa bioaktif dengan aksi antioksidan kuat, teh ini membantu kesehatan arteri dan meningkatkan relaksasi pembuluh darah, membantu mengurangi tekanan.

Cara mengkonsumsi: Maksimal konsumsi teh hijau yang dianjurkan bagi penderita tekanan darah tinggi adalah 3 cangkir teh per hari, yang dapat diminum sebelum atau sesudah makan.

Perhatian: Konsumsi teh ini secara berlebihan dapat menyebabkan mual, susah tidur, perut terasa panas, muntah, dan perubahan detak jantung. Teh hijau tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah tiroid, ginjal, hati, anemia, gastritis, maag dan insomnia. Sama seperti anak-anak, ibu hamil atau ibu menyusui juga tidak boleh minum teh ini.

5. Biji rami

Kaya akan omega 3, lemak sehat dengan tindakan antiinflamasi dan antioksidan, yang menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah, mencegah pembentukan plak lemak, meningkatkan fungsi arteri, dan membantu mengontrol tekanan darah tinggi.

Iklan

Cara mengkonsumsi: biji rami dapat dikonsumsi dalam bentuk hancur atau tepung, disarankan untuk mengkonsumsi 1 sendok makan per hari, yang dapat digunakan dalam yogurt, buah-buahan atau ditambahkan ke dalam resep seperti kue, roti atau salad.

Perhatian: makan terlalu banyak biji rami dapat menyebabkan gas, perut kembung, dan diare.

6. Biji labu

Kaya akan potasium, yang membantu menghilangkan kelebihan natrium melalui urin, membantu menurunkan tekanan darah.

Cara mengkonsumsi: dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang, utuh atau dihancurkan, dan dapat dimakan murni, sebagai makanan pembuka, atau ditambahkan ke dalam salad, jus, yogurt, buah-buahan atau sup.

Perhatian: penderita gangguan ginjal hanya boleh mengkonsumsi biji labu kuning di bawah bimbingan dokter atau ahli gizi.

7. Kakao

Kaya akan senyawa dengan aksi antioksidan dan anti-inflamasi, yang merangsang peningkatan oksida nitrat dalam tubuh, zat yang membantu mengendurkan pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara mengkonsumsi: dapat dikonsumsi mentah, membuang bijinya dari buah, atau melalui bubuk kakao atau cokelat hitam atau semi-manis.

Perhatian: orang yang sulit tidur atau dengan masalah seperti gastritis, refluks, atau maag harus menghindari kakao. Selain itu, ibu hamil sebaiknya menghindari kakao, karena kafein dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah pada bayi.

8. Kunyit

Karena mengandung kurkumin, zat dengan aksi antioksidan kuat, kunyit adalah akar yang melawan radikal bebas, memperbaiki fungsi pembuluh darah, meningkatkan relaksasi pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

Cara mengkonsumsi: dapat dikonsumsi segar atau dalam bentuk bubuk, untuk membumbui sup, semur, jus, teh atau smoothie, sebanyak 1 sendok teh sehari.

Perhatian: konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung atau mual. Ini tidak diindikasikan untuk orang dengan batu empedu atau yang menggunakan obat antikoagulan. Wanita yang sedang hamil atau menyusui harus berkonsultasi dengan dokter.

9. Blueberry

Selain mencegah perkembangan hipertensi, mereka mengandung fitokimia dalam jumlah besar dengan sifat antioksidan dan antihipertensi yang bekerja dengan meningkatkan fungsi sel yang melapisi permukaan bagian dalam pembuluh darah, sehingga membantu mengatur aliran darah dan mengontrol tekanan darah.

Cara mengkonsumsi: anjuran konsumsi blueberry per hari adalah kurang lebih 1/2 cangkir.

Perhatian: karena kandungan vitamin K-nya, buah ini tidak dianjurkan untuk orang yang mengonsumsi obat pengencer darah. Selain itu, karena memiliki efek hipoglikemik, blueberry tidak dianjurkan untuk penderita hipoglikemia.

10. Bawang putih

Bawang putih menurunkan tekanan darah karena memiliki efek hipotensi dan meningkatkan sirkulasi darah karena efek vasodilatornya. Selain itu, bawang putih juga mencegah pembentukan trombus, karena menghambat agregasi trombosit.

Cara mengkonsumsi: untuk memanfaatkan khasiatnya, dianjurkan untuk mengkonsumsi 1 siung bawang putih mentah sehari, baik dihaluskan, dicincang atau dihaluskan.

Bawang putih dapat digunakan untuk membumbui daging, pasta, salad, dan menyiapkan saus, misalnya. Selain itu, dapat juga digunakan sebagai teh atau air bawang putih untuk mendapatkan manfaat penurun kolesterol dan pelindung jantung.

Perhatian: Konsumsi bawang putih yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan, kram, gas, muntah, diare, sakit kepala, dan pusing.

11. Jahe

Akar kaya akan senyawa bioaktif dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang meningkatkan relaksasi dan arteri, selain meningkatkan sirkulasi darah, membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara mengkonsumsi: Asupan jahe harian yang direkomendasikan adalah hingga 5g per hari, dan dapat dikonsumsi dalam bentuk segar atau kering, dalam teh dan jus atau sebagai bumbu dalam sup, yogurt, salad, dan semur.

Perhatian: asupan jahe yang berlebihan dapat menyebabkan sakit perut, perubahan detak jantung dan diare. Akar ini tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang memiliki batu empedu, gangguan pendarahan atau yang sedang menggunakan obat antikoagulan.

12. Bit

Beetroot kaya akan nitrat, komponen yang diubah menjadi oksida nitrat dalam tubuh, meningkatkan relaksasi arteri dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara mengkonsumsi: Bit bisa dimakan mentah atau dimasak, dalam jus, salad, atau pate.

Peduli: penderita batu ginjal harus menghindari konsumsi bit yang berlebihan, karena akar ini merupakan sumber oksalat, senyawa yang bila dikonsumsi berlebihan, mendorong pembentukan batu ginjal. Selain itu, bit dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga penderita diabetes juga harus mengonsumsi akar ini dalam jumlah sedang.

13. Anggur

Anggur, terutama yang berwarna ungu, kaya akan resveratrol, tanin, dan flavonoid, yang merupakan senyawa bioaktif dengan aksi antioksidan dan anti-inflamasi, yang meningkatkan fungsi dan membantu mengendurkan pembuluh darah, memperlancar sirkulasi darah, dan menurunkan tekanan darah tinggi. .

Cara mengkonsumsi: Anda bisa makan hingga 10 buah anggur, dengan kulitnya, per hari, dan sebaiknya dalam bentuk alami. Namun, buah ini juga bisa ditambahkan ke olahan seperti jus alami, yogurt, salad atau saus.

Perhatian: orang dengan masalah ginjal hanya boleh mengonsumsi anggur di bawah bimbingan dokter atau ahli gizi, karena buah ini mengandung potasium dalam jumlah tinggi.

 

Lihat juga:

Ditulis oleh

thaismassa

Koki fungsional, pendidik fisik, lulusan nutrisi olahraga.
Segitiga sempurna dari hidup sehat =)